Sanksi Larangan Main Manchester City di UCL Dihapuskan, Netizen: RIP FFP, UEFA Kena Suap!
Sanksi Larangan Main Manchester City di UCL Dihapuskan, Netizen: RIP FFP, UEFA Kena Suap!
Peta Dominoqq-Diterimanya banding Manchester City oleh Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS) membuat pasukan Josep Guardiola bisa bermain di Liga Champions musim depan.
Man City sebelumnya dicurigai melakukan praktik terlarang dalam mendanai timnya. Kecurigaan itu akhirnya diselidiki oleh UEFA.
Pada akhirnya UEFA menemukan bahwa ada kecurangan yang dilakukan oleh pihak City. Mereka menjatuhkan sanksi larangan bermain dua tahun di Liga Champions kepada tim milik Sheikh Mansour itu.
UEFA juga menjatuhkan denda kepada City. Mereka diwajibkan membayar 30 juta euro.
City tak terima. Mereka lantas mengajukan banding melalui CAS.
Ternyata banding tersebut diterima. Per hari Senin (13/07/2020) ini, CAS mencabut sanksi larangan dua tahun bermain di Liga Champions yang diterima City. Denda meeka juga didiskon hanya menjadi 10 juta euro saja.
Kabar ini langsung membuat netizen meradang. Mereka pun tak terima dengan keputusan tersebut.
Pada akhirnya mereka pun menyindir UEFA yang dianggap tidak tegas. Tak sedikit pula yang akhirnya mengatakan inilah akhir dari aturan FFP.
Seperti apa ledakan reaksi netizen?
Rayuan Gombal dan Suap
"Man City negosiasi dengan CAS"
Lebih dari Menyedihkan
"Jadi sebuah tim yang didukung oleh negara kaya minyak & memiliki dana tanpa batas diberi denda sangat sedikit 9 juta pounds melanggar aturan Financial fair play kata menyedihkan bahkan tidak bisa menyimpulkan omong kosong ini."
Tak Ada yang Akan Menganggap Serius UEFA Lagi
"Tidak yakin bagaimana orang bisa menganggap serius UEFA lagi sekarang. Sangat memalukan."
Peta Dominoqq-Diterimanya banding Manchester City oleh Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS) membuat pasukan Josep Guardiola bisa bermain di Liga Champions musim depan.
Man City sebelumnya dicurigai melakukan praktik terlarang dalam mendanai timnya. Kecurigaan itu akhirnya diselidiki oleh UEFA.
Pada akhirnya UEFA menemukan bahwa ada kecurangan yang dilakukan oleh pihak City. Mereka menjatuhkan sanksi larangan bermain dua tahun di Liga Champions kepada tim milik Sheikh Mansour itu.
UEFA juga menjatuhkan denda kepada City. Mereka diwajibkan membayar 30 juta euro.
City tak terima. Mereka lantas mengajukan banding melalui CAS.
Ternyata banding tersebut diterima. Per hari Senin (13/07/2020) ini, CAS mencabut sanksi larangan dua tahun bermain di Liga Champions yang diterima City. Denda meeka juga didiskon hanya menjadi 10 juta euro saja.
Kabar ini langsung membuat netizen meradang. Mereka pun tak terima dengan keputusan tersebut.
Pada akhirnya mereka pun menyindir UEFA yang dianggap tidak tegas. Tak sedikit pula yang akhirnya mengatakan inilah akhir dari aturan FFP.
Seperti apa ledakan reaksi netizen?
Rayuan Gombal dan Suap
"Man City negosiasi dengan CAS"
Lebih dari Menyedihkan
"Jadi sebuah tim yang didukung oleh negara kaya minyak & memiliki dana tanpa batas diberi denda sangat sedikit 9 juta pounds melanggar aturan Financial fair play kata menyedihkan bahkan tidak bisa menyimpulkan omong kosong ini."
Tak Ada yang Akan Menganggap Serius UEFA Lagi
"Tidak yakin bagaimana orang bisa menganggap serius UEFA lagi sekarang. Sangat memalukan."


Post a Comment